[Download] ➸ Supernova: Petir By Dee Lestari – Dailytradenews.co.uk


10 thoughts on “Supernova: Petir

  1. says:

    Satu hal yang pasti tentang buku ini INI ADALAH NOVEL TERLUCU YANG PERNAH SAYA BACA SELAMA INI Saat saya mulai membaca, saya tak bisa berhenti untuk tergelitik dan terkikik dengan rangkaian kata dan alur yang unik dari novel ini Lucu yang saya maksud di sini adalah dari sudut pandang yang berbeda Lebih bersifat lucu yang sarkastik sinis, bukan seperti lucu saat kita membaca novel Lupus atau yang sejenis.Sedikit flashback, saya termasuk golongan pembaca Supernova series secara terbalik, yaitu saya mulai membaca Petir lalu Akar dan terakir Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh Tapi itu tak membuat saya jadi bingung dan lost saat membaca, karena ketiga seri tersebut memang memiliki benang merah tetapi di tiap seri nya memiliki tubuh sendiri Tersambung di satu sisi tapi terpisah di sisi yang lain Mungkin benang merahnya ada pada tokoh di tiap seri tersebut, yang kemudian muncul atau disebut kembali di seri selanjutnya.Buku ini menceritakan tentang karakter utama yang bernama Elektra, seorang wanita keturunan Tionghoa yang tinggal di Bandung bersama ayah dan kakak perempuannya yang bernama Watti Diceritakan sejak kecil Etra panggilan kecil Elektra menjadi bayang bayang Watti Sampai Etra menganggap Watti sebagai CiCa Cina Cantik dan dirinya sebagai CiA Cina Aja Setelah dewasa, Watti menikah dengan seorang dokter yang bekerja di Freeport, Papua Watti menikah tak berapa lama setelah ayah mereka meninggal Tinggalah Elektra sendirian Di dalam kesendirian dan kebingungannya itu, ia akirnya menjadi murid dari seorang healer keturunan India bernama Sati Dari Sati lah Elektra belajar membuka diri dan mencoba untuk melihat potensi yang ada pada dirinya Hingga ia bertemu dengan kawan lamanya dan mencoba membuka usaha di bidang warnet di rumahnya, dan akirnya usaha mereka pun maju pesat.Pemilihan kata dan format penulisan yang unik dari novel ini menjadi daya tarik utama Sejak saat itu, saya berniat untuk membaca semua seri Supernova.


  2. says:

    Wooaaa Ini adalah seri Supernova favorite sayaSetelah Ksatria, Putri dan Bintang Jatuh dan kemudian Akar dengan symbol kontroversialnya, datanglah Petir Mungkin selera saya bisa dibilang aneh Karena kebanyakan orang jatuh cinta dengan buku karena plot nya atau alur ceritanya yang menarik dan menggairahkan Kalau saya lebih sering jatuh cinta dengan tokoh atau karakternya Sebagai contoh, Lord of The Ring, ketika semua orang begitu mengagungkan Frodo, saya justru cinta setengah mati dengan Aragon, di Harry Potter, lupakan Harry, Ron Weasley selalu yang paling hot buat saya, lucky you Hermione, begitu juga dengan Petir Siapa yang tidak suka sekaligus kesel sama Etra tapi saya nggak peduli karena bisa dibilang saya justru jatuh cinta dengan tokoh Mpret Beberapa teman di kampus sempat pernah memanggil saya dengan nick name ini hanya karena saya tak pernah berhenti menganggung agungkan si tokoh Mpret ini.Menurut saya tokoh Mpret adalah tipe cowok ideal ketika itu, saat saya masih dalam fase mahasiswi idealis , cool, mandiri, keren, jago hacking, bukan tipe metropolis Sampai sampai saya ngotot pengen punya cowok seperti Mpret HahahaTapi seperti halnya, Ksatira, Putri dan Bintang Jatuh, lagi lagi saya tidak tahu jejak jejak buku ini lagi Dan ketika akhirnya saya menemukannya kembali di deretan rak Gramedia dan sudah lusuh tetap saya beli, dan kemudian buku itu malah saya berikan ke pacar saya mantan sekarang walau masih teman baik yang memang benar benar mengingatkan saya pada tokoh Mpret ini So, I think I m going to find this book again Yaye


  3. says:

    hmmmbuku ini bisa di bilang beda ama dua buku sebelumnyaceritanya lebih bisa dimengertitapi tetep aja tiap buku punya kelebihan masing masingpenggambaran ceritanya bagus banget, khas deetapi jujur aja gw tetep paling suka buku pertama nya, ksatria, putri dan bintang jatuh


  4. says:

    Di buku Petir ini memperkenalkan tokoh baru yang bernama Elektra Ayah Elektra adalah seorang tukang listrik sehingga dia menamakan kedua anaknya dengan nama yang berhubungan dengan listrik yaitu Watti dan Elektra Sepeninggalan ayahnya, Watti menikah dan pindah ke papua sehingga Elektra harus tinggal sendiri Karena terbiasa bersantai dan bermalas malasan sulit buat Elektra untuk hidup mandiri Dia harus bekerja untuk memenuhi kebutuhannya yang ternyata meskipun sudah sarjana, sulit buat dia untuk mencari pekerjaan Berbagai peluang telah dicoba seperti MLM dan STINGAN yang ternyata tipuan Hingga suatu hari akhirnya dia bisa membuka usaha sendiri bersama teman temannya.Elektra yang sewaktu kecil pernah tersetrum listrik ternyata dia mempunyai kemampuan untuk mengalirkan listrik ke media lain Dengan bimbingan Ibu Sati Elektra dapat mengendalikan dan menggunakan kemampuannya untuk membantu orang lain melalui terapi Uniknya dari buku Supernova kita tidak akan pernah tau apa isi dibuku selanjutnya Setiap buku merupakan kepingan dari keseluruhan cerita Dee Lestari memang kreatif dalam merangkai kata kata sehingga buku ini sangat menyenangkan untuk dibaca Banyak hal lucu dibuku ini yang membuatku tertawa saat membacanya Aku akan lanjut ke buku selanjutnya.


  5. says:

    Really love this one One of the must read books when you have a bad day, PMS or broken hearted day D The main character Elektra is really comical yet very down to earth You can see piece of her in yourself, your friends , even in bunch of clueless teenagers you meet in shopping malls This book is amusing, witty, smart and simple.


  6. says:

    SinopsisBuku ini terdiri dari tiga Keping yang merupakan kepingan lanjutan dari dua seri sebelumnya Keping 37 akan menghadirkan kembali tokoh Dimas Reuben yang keduanya akan berurusan dengan kiriman e mail Gio yang mengatakan bahwa Gio sedang melakukan pencarian terhadap Diva yang menghilang.Keping 38 adalah inti cerita keseluruhan dari buku ini Menceritakan tentang kehidupan Elektra, seorang Cina yang dipaksa bertahan hidup dengan sisa sisa peninggalan Ayah yang telah meninggal Elektra hidup sendiri setelah kakaknya, Watti, memutuskan tinggal bersama suaminya di Freeport.Elektra yang memiliki kebiasaan malas malasan dan kerjaannya hanya tidur siang jelas tidak siap menghadapi hidupnya yang menuntut untuk mandiri Sarjananya sudah lama didapat, tapi dia tidak memiliki ketrampilan bekerja Beberapa peluang pekerjaan dicobanya Dari bisnis MLM hingga memenuhi panggilan kerja untuk menjadi asisten dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Gain Nasional yang belakangan baru diketahui bahwa surat panggilan itu ternyata hanyalah kerjaan orang iseng Namun justru karena surat itulah Elektra akan menemukan gerbang metamorfosis dirinya Untuk melengkapi syarat syarat penggilan kerja itu, Elektra membeli perlengkapan klenik di sebuah warung yang memang dikhususkan menjual perlengkapan perdukunan macam itu Di situlah akhirnya Elektra mengenal sosok Ibu Sati yang merupakan pemilik dari warung tersebut Ibu Sati dijadikannya sebagai guru spiritual yang nantinya akan menginspirasi bisnis usaha Elektra sekaligus seseorang yang mampu menggali bakat ajaib Elektra yang berhubungan dengan listrik yang ada di tubuhnya.Usaha Elektra menjadi berkembang pesat karena bantuan entrepreneur muda bernama Toni alias Mpret Belakangan Toni akan menjadi penghubung antara kisah Elektra dengan Bodhi lewat sepupu Toni yang bernama Bong tokoh Bong dan Bodhi di kisahkan di seri sebelumnya, Akar Kisah yang diceritakan di Keping 39 ini akan menjadi sebuah awal untuk menjembatani kisah di seri berikutnya OpiniBuku ini masih mempertahankan konsep bab babnya dalam bentuk Keping yang angkanya masih saja bersambung dari seri seri sebelumnya Di buku ini kepingan kisahnya akan melewati keping 37, 38 dan 39 Masih mempertahankan formasi 3 Keping, sama seperti seri sebelumnya, Akar Berbeda dengan Akar yang menghadirkan petualangan yang mendebarkan dan cukup serius, seri Petir ini justru menghadirkan kisah hidup yang sedikit santai dan bertaburan kekonyolan yang cerdas di beberapa bagian plotnya.Pada keping awal kita kembali disajikan dengan pasangan homo Dimas dan Reuben yang sempat menghilang di seri Akar Di sini mereka diceritakan sedang memperingati usia hubungan mereka yang telah berjalan 12 tahun Nampaknya posisi mereka menjadi simpul yang mengikat di kedua seri sebelumnya setelah di akhir Keping 37 mereka mendapatkan kiriman e mail dari Gio yang mengatakan bahwa dirinya sedang melakukan pencarian terhadap Diva yang menghilang.Hubungan antara Dimas Reuben dan Gio Diva ini makin misterius saja Ketika di seri pertama Ksatria, Putri dan Bintang Jatuh kita disajikan sebuah kisah yang seolah kisah Gio Diva adalah kisah karangan Dimas Reuben semata Namun teka teki ini semakin terangkat ke permukaan saat kita amati bahwa di seri pertama, Dimas Reuben tidak pernah menyebutkan nama Gio Diva Ferre Rana Arwin dan tokoh tokoh di lingkungan kisah hidup mereka untuk tokoh karangannya Mereka hanya menyebutknya sebagai Ksatria, Putri dan Bintang Jatuh Mungkinkah kisah yang paralel ini ternyata benar benar berjalan beriringan yang jika dipikir pikir, mungkin saja kisah Gio Diva Ferre Rana Arwin ini hanya kebetulan saja sama dengan kisah Ksatria Putri Bintang Jatuh karangan Dimas Reuben Kecerdasan Dee sebagai penulis saja yang menempatkannya seolah kedua kehidupan itu adalah realitas bertingkat antara dua orang penulis homo dan kehidupan tokoh yang ditulisnya Padahal sebenarnya ada kehidupan yang lain yang sama sama nyata dan kebetulan kisah hidupnya sama dengan kisah hidup tokoh karangan mereka Inilah yang masih menjadi teka teki dan nampaknya masih perlu beberapa seri lanjutan untuk menghubungkan teka teki itu.Seri Petir ini menghadirkan sebuah kehidupan tokoh baru bernama Elektra Dengan segala kemampuan dan metamorfosis kehidupannya yang ajaib, tokoh ini akan dipertemukan dengan tokoh Bodhi di seri Akar Lantas apa hubungan antara Dimas Reuben dan Gio Diva dengan Elektra Bodhi Ini yang masih teka teki.Favorite Quotes kursi itu berguncang hebat pada akhirnya Ternyata hidup tidak membiarkan satu orang pun lolos untuk Cuma jadi penonton Semua harus mencicipi ombak hal 33 Air bisa menjawab dirinya air sungai atau air laut Tapi, kalau ia memilih menjawab air saja, itu juga tidak salah, kan hal 112 Percaya bahwa di dunia ini tidak ada yang sia sia Membiarkan hidup dengan caranya sendiri menggiring kita menuju sebuah jawaban hal 229 bahwa akan tiba saatnya orang berhenti menilaimu dari wujud fisik, melainkan dari apa yang kamu lakukan hal 248


  7. says:

    Nyicil baca serial lengkap Supernova, agar tidak kuper saat IEP datang..


  8. says:

    baca ulang karena kangen dan tetep sukaaaaaaaaaaaaaaaa bangettttttttttt tetep novel Supernova paling favorit padahal saya banyak denger orang orang pada komen kalau Petir tuh gini gini gini yang nadanya negatif atau memandang sebelah mata setelah baca ulang, ya saya ngerti sih kekurangan novel ini di mana aja TAPI TETEP SUKAAAAAAAAAAAAAAA huhuhuhuhu udah kadung cintaaaa banget sama Mpret Elektra dan kehidupannya juga berkesan banget saya bisa ngerasain sisi lawak Ibu Suri yang khas di cerita ini, dan Ibu Suri kayak sebodo bodo amat gitu nulisnya tapi justru ke bodo amat annya itu yang jadi karakter khas novel ini justru itu yang malah saya suka banget pokoknya Petir favorit banget banget banget i love Mpret i love Elektra Elektra Pop jaya


  9. says:

    Tokoh utama pada episode Petir ini adalah seorang gadis bernama Elektra Elektra lahir dari keluarga sederhana, dia hidup bersama ayah dan kakaknya Watti Ibunya meninggal ketika Elektra masih kecil sedangkan Ayahnya seorang tukang listrik dan membuka usaha bernama Wijaya Elektrik Elektra adalah sosok yang unik, ia senang menonton kilatan petir semenjak kecil akibat pernah tersetrum aliran listik Kematian ayahnya membawa satu babak baru dalam kehidupan Elektra karena tak lama setelah kematian ayahnya Watti menikah dan harus pergi meninggalkan Elektra untuk mengikuti suaminya ke Tembagapura Tinggallah Elektra seorang diri dan harus meneruskan usaha ayahnya dengan setumpuk masalah hutang piutang dan administasi yang tak dimengertinya Akhirnya ia tak mampu untuk mengelola Wijaya Elektrik dan harus menutupnya Dalam masa pencarian kerjanya Elektra menerima surat dari sebuah perguruan tinggi alam gaib yang menawarkan dirinya untuk menjadi asisten dosen Penasaran dengan tawaran itu Elektra mencoba memenuhi persyaratan aneh yang diajukan dan membawanya bertemu dengan seorang dukun, disinilah Elektra mulai menyadari bahwa dalam dirinya terdapat aliran listrik yang mampu membuat dukun tersebut tersetrum Akhrinya dalam suatu kesempatan Elektra bertemu dengan Ibu Sati seorang paranormal yang akan memberinya petunjuk untuk mengendalikan dan mempergunakan keunikan yang ada dalam diri Elektra Melalui Ibu Sati ini pula Elektra akhirnya mendapat ilham untuk membuka sebuah usaha Warnet bersama teman temannya , tidak itu saja Elektra juga akhirnya membuka praktek pengobatan berkat aliran listrik yang ada dalam dirinya Berbeda dengan dua seri Supernova pendahulunya kali ini Petir dibuat dengan lebih membumi dan terkesan lebih ringan dari seri sebelumnya, tak jarang joke joke segar akan ditemui dalam buku ini, persoalan persoalan serius yang terungkap dalam buku ini disajikan dengan ringan sebagaimana tokoh Elektra yang selalu polos dalam memandang hidupnya Karakter tokoh tokohnya menarik, terkesan tak mengada ada, dan sangat mudah ditemui dalam kehidupan sehari hari Gaya menulis Dewi pun kali ini lebih renyah dan mengalir hingga membuat pembaca enggan melepaskan buku ini sebelum sampai ke halaman terakhir Melalui episode Petir ini sepertinya penulis ingin agar pembaca supernova memperoleh pengalaman yang berbeda dari tiap seri Supernova yang konon masih akan berlanjut hingga seri ketujuh h_tanzil


  10. says:

    Buku ini lucu Di awal sempat diceritakan tentang Dhimas dan Reuben, yang hubungan mereka kini menginjak 12 tahun Selebihnya sampai akhir, Petir fokus pada kehidupan seorang Elektra Wijaya.Dari masa kecilnya yang ia lalui dengan Dedi daddy Watti, kakaknya, hingga kemudian saat Dedi meninggal, Watti pindah ke Tembagapura untuk ikut hidup dengan suami, Elektra tinggal seorang diri di Eleanor, nama rumahnya yang serupa bangunan Belanda Elektra pun mulai mencari kerja Dari bidang MLM sampai mengirim lamaran ke STIGAN Sekolah Tinggi Ilmu Gaib Nasional via kuburan ia lakukan Hingga suatu hari ia bertemu Ibu Sati Bertemu Betsye Elektra mulai kenal yang namanya internet, lalu hari hari setelah setelah dan setelah itu, ia akhirnya membangun sebuah bisnis warnet di Eleanor bersama Kewoy, Mi un, dan Mpret Warnet nya plus plus Plus rental PS, plus penyewaan home theater.Di akhir, seseorang bernama Bong, yang ternyata sepupu dari Mpret, datang Yang saya tahu dari hasil melirik cover belakang Akar buku kedua adalah bahwa Bong ada di buku tersebut, bersama Bodhi.Saya loncat ke buku ketiga setelah membaca yang pertama Putri, Ksatria dan Bintang Jatuh Dari segi bahasa dan cerita, Petir lebih mudah untuk dimengerti, lucu pula Konyol Sejujurnya saya tertarik kisah tentang Mpret dan Bong Inginnya diceritakan lebih dalam dan lebih lanjut tentang keluarga dan masa kecil mereka Ini juga buku pertama yang saya baca tanpa tanda petik dialog, tanpa di italic pula Sebelumnya pernah baca Unforgettable Winna Efendi yang serupa, tapi di buku tsb percakapannya masih di italic Ini tidak Menarik Tra, mana bisa gua pelit Apa yang mau gua pelitin Gua nggak punya apa apa Barang barang ini semua sulap Besok kebakar juga nggak jadi duit lagi.Mulut gua bisa ngomong, ini sejuta, ini dua juta, tapi dalam hati gua nggak pernah melihat itu Gua cuma melihat apa yang bikin gua senang, bisa bikin teman teman gua hepi, mereka jadi maju, rajin Cukup Fransesco Toni Prayitno Bertolozzi Gua serius Lu pikir dari mana dia bisa punya mata kayak gitu Sisanya memang Jawa punya, tapi bapaknya setengah Itali asli, tauk Kakeknya masih satu kampung sama yang di film Godfather Habis ini mau langsung baca Partikel aja Penasaran cerita Elektra yang katanya ketemu Bodhi


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Supernova: Petir summary pdf Supernova: Petir, summary chapter 2 Supernova: Petir, sparknotes Supernova: Petir, Supernova: Petir 8af82f4 Tak Ada Cara Untuk Menggambarkannya Dengan Tepat Tapi Coba Bayangkan Ada Sepuluh Ribu Ikan Piranha Yang Menyergapmu Langsung Kau Tak Mungkin Berpikir Tak Mungin Mengucapkan Kalimat Perpisahan Apalagi Membacakan Wasiat Lupakan Untuk Berpisah Dengan Manis Dan Mesra Seperti Di Film Film Listrik Membunuhmu Dengan Sensasi Begitu Dashyatnya Engkau Hanya Mampu Terkulai Lemas Engkau Mati Tergoda

  • Paperback
  • 201 pages
  • Supernova: Petir
  • Dee Lestari
  • Indonesian
  • 01 September 2018

About the Author: Dee Lestari

Dee Lestari, is one of the bestselling and critically acclaimed writers in Indonesia.Born in January 20, 1976, she began her debut with a serial novel Supernova in 2001 Supernova s first episode, Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh The Knight, The Princess, and The Falling Star , was sold phenomenally, achieving a cult status among Indonesian young readers She has published four other episodes